Nyambi Jualan Togel, Penarik Betor di Medan Ditangkap Polisi

Judi adalah sebuah permainan. Tidak ada yang salah memainkan judi jika Anda berada di tempat yang tepat. Namun akan menjadi kegiatan yang dilarang jika Anda berada di Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa Negara Indonesia memang telah melarang keras kegiatan judi apapun jenisnya. Dengan demikian, siapa pun yang masih nekat bermain judi akan langsung ditindak lanjuti oleh aparat hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Mungkin jika Anda memang tak bisa lepas dari kegiatan judi, bisa bermain judi melalui situs perjudian dengan akun mainan dimana Anda tak perlu memasukkan sejumlah uang untuk memsang taruhan sungguhan. Dengan kata lain, Anda hanya perlu bermain menggunakan uang virtual dan mencari situs bandar togel terpercaya di http://139.162.57.226  .

Meski Anda tak akan mendapatkan keuntungan berupa uang asli, tetapi setidaknya bisa memenuhi hasrat Anda yang begitu ingin bermain judi. Sekarang ini juga sudah banyak situs yang menyediakan mode bermain gratis dimana pemainnya bisa bebas bermain judi tanpa harus melakukan pengisian deposit. Namun perlu Anda ingat untuk tak melakukan pengisian saldo apapun yang terjadi karena nantinya Anda sendiri yang akan merasakan dampaknya, mulai dati ketagihan hingga tertangkap aparat hukum.

Sekedar untuk memenuhi hobi tentu tak masalah karena Anda hanya bermain di waktu sela saja, dan bukan dijadikan sebagai pekerjaan utama. Kendati permainan judi yang dilarang tak dijadikan sebagai pekerjaan utama, melainkan hanya pekerjaan sampingan agar bisa mendapatkan uang tambahan, tetap saja hal ini salah di mata hukum dan agama. Itulah sebabnya tak salah jika sampai para pekerja yang memiliki sampingan berjudi tetap akan diamankan oleh petugas yang berwenang jika sampai kedapatan berjudi.

Baca Juga :  Polres Minahasa Tenggara Kerahkan Tim Cyber, Buru Togel Online

Hal ini pun menimpa seorang penarik becak motor atau bettor di Kota Medan. Pria bernama Dosroha Audison Simatupang tersebut sudah memiliki mata pencaharian sebagai penarik becak motor. Namun entah karena penghasilannya yang dirasa kurang atau sekedar memenuhi hobi, Dosroha pun nekat nyambi sebagai penjual judi toto gelap atau togel. Dirinya dibekuk oleh personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru di jalan Adinegoro, Kota Medan. Penangkapan terhadap pria asal Jalan Swadaya, Kecamatan Medan Labuhan tersebut didasarkan pada informasi yang diterima oleh petugas terkait merebaknya penjualan judi togel di kawasan Jalan Adinegoro.

Iptu Irwansyah Sitorus yang tak lain merupakan Kanit Reskrim Polsek Medan baru, membenarkan hal tersebut dan selanjutnya, ia mengirim petugas untuk melakukan penyamaran guna menangkap penjual judi togel tersebut. Ia menerangkan bahwa ketika diamankan oleh petugs, pelaku tengah mangkal di jalan Adinegoro untuk menunggu penumbang. Petugas berhasil menyita satu unit handphone dari tangan pelaku ketika proses penangkapan dilakukan. Selain itu, petugas juga membawa serta barang bukti berupa sejumlah nomor tebakan angka untuk togel yang ada di dalam handphone tersebut. Ada pula yang tunai sebanyak Rp20.000 yang diduga merupakan hasil dari penjualan nomor togel.

Irwansyah menjelaskan bahwa selama dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui semua perbuatannya. Dia juga mengaku bahwa seluruh nomor tersebut nantinya akan diteruskan kepada seorang Bandar yang memiliki inisial nama A dengan keuntungan sebanyak 10 persen dari hasil penjualan.

Untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, tersangka kemudian dibawa ke Mapolsek Medan Baru. sedangkan untuk saat ini, Bandar judi dengan inisial A masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Karena perbuatannya tersebut, pelaku akan dijerat dengan Pasal 3030 KUHPidana tentang perjudian.