Rumah Tangga Berantakan Gara – gara Judi Togel

Permainan judi memang sangat seru dimainkan, apalagi jika dimainkan dengan banyak orang. Belum lagi jika berhasil menang dan mendapatkan hasil yang banyak, tentu akan meningkatkan rasa penasaran dan ketagihan. Tak heran jika banyak orang yang akhirnya mencoba untuk berjudi lagi dan lagi setelah berhasil menang. Kemenangan memang sering kali membuat pemain judi lupa akan uang yang telah dipertaruhkan. Lebih parahnya lagi, kemenangan membuat para pecinta judi terlena hingga lupa bahwa judi merupakan permainan yang dilarang oleh pemerintah. Karenanya ada resiko yang harus diterima ketika tertangkap oleh aparat hukum. Yuk kita coba main togel di http://204.197.246.166/toto-macau dan dapatkan keberuntunganmu sekarang.

Jika sudah tertangkap oleh aparat hukum, jelas bukan hanya diri sendiri yang merugi melainkan juga keluarga. Akan ada keluarga yang harus menerima kepahitan karena kesalahan yang dilakukan oleh anggota keluarga yang suka perjudian. Entah keluarga yang ditelantarkan karena anggota keluarga yang terlalu mementingkan urusan judinya atau keluarga yang terpaksa kehilangan sosok pencari nafkah karena salah satu anggota keluarganya tertangkap polisi.

Bahkan tak jarang pasangan suami istri pun harus sering bertengkar karena kebiasaan berjudi yang dilakoni oleh sang suami. Sang istri tentunya juga merasa geram karena suami menghabiskan jatah belanja rumah tangga untuk bermain judi yang bahkan belum tentu bisa menghasilkan. Kalau pun memang menghasilkan tentunya uang tersebut merupakan hasil yang haram karena keuntungan dari permainan yang haram pula. Itulah sebabnya permainan judi dilarang karena dampaknya yang begitu luas.

Baca Juga : Judi Togel Menjamur di Tapung Hulu Kampar, Warga : Tangkap Bandarnya

Pertikaian pun terjadi di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, karena kegiatan perjudian. Namun pertengkaran yang terjadi bukan antara suami dan istri melainkan orang tua dengan sang anak yang hobi bermain judi hingga melaukan tindak criminal lainnya. Seorang Pria yang enggak disebutkan namanya, atau sebut saja sebagai Parman (nama Samaran) yang tinggal di Desa Suram meminta aparat kepolisian agar segera menuntaskan permasalahan judi togel yang menghancurkan rumah tangganya.

Parman merasa sangat geram dengan aktivitas perjudian yang terjadi di desanya hingga merusak hubungan keluarganya. Pria yang berusia 46 tahun tesebut mengatakan bahwa dirinya dengan masyarakat Sukaramai, Suram Tapung Hulu, memohon kepada bapak Kapolda Riau supaya kiranya judi togel yang menjamur di tempatnya yakni di Suram, untuk segera diberantas. Pasalnya anak, istri mereka telah menjadi korbannya. Bahkan yang lebih parah anak-anak mereka rela mencuri sawit orang demi mendapatkan uang untuk beli togel.

Parman bercerita bahwa penghasilan yang didapatkan dari panen ladangnya telah habis digunakan untul melunasi hutang, yang dipinjam dari toko sawit oleh istrinya untuk digunakan membeli judi togel. Tak hanya rumah tangganya, lanjut Parman, masih ada rumah tangga lain yang berantakan gara-gara togel di Desa Sukaramai. Itulah alasannya yang membuat Parman begitu memohon kepada Kapolda untuk segera menangkap bandarnya yang berinisial SS. Ia juga berharap agar perjudian di desanya segera diberantas, selama ini diduga dia dikawal aparat dan sangat licin. Bahkan lebih buruknya, sudah banyak masyarakat yang melapor tapi tak pernah ditanggapi jadi Parman pun binging kemana lagi harus mengadu. Terlebih di masa pandemic seperti sekarang ini, untuk mencari uang receh saja sulitnya bukan main sedangkan bandarnya dapat dengan mudah mengantongi uang hingga puluhan juta sehari dengan merugikan orang lain dan banyak keluarga di desa Suram. Itulah sebabnya perjudian harus segera dimusnahkan, bukan hanya di Desa Suram saja, melainkan seluruh penjuru Indonesia.